Saturday, December 08, 2012

Pake jilbab panjang? So what?


A: Mbaknya aliran apa sih mbak kok pakai kerudung gede banget, pake cadar juga??
Y: Saya Islam tanpa embel-embel mbak. :)
A: Iya saya tau Islam. Tapi Islam apa?
Y: Ya Islam saja mbak. :)
A: Maksud saya Islam yang seperti apa? Aliran apa?
Y: -_-' Nggak ada alirannya mbak.
A: Bukan, kan kerudung mbak gede banget, itu Islam aliran apa gitu loh mbak?
Y: -_-' Saya tanya balik. Mbaknya Islam kan?
A: Iya saya islam.
Y: Mbaknya aliran apa kok nggak pakai kerudung???
A: ...... #SkakMat

Manusia, Malaikat dan Syaitan

Manusia - Eh, sudah adzan Subuh toh?
Malaikat - Bangunlah wahai anak Adam, tunaikan shalat Subuh mu
Syaitan - Alahhhhhh, sebentar lagi, kalau masih mengantuk jangan dulu... Masih lama ini waktunya... zzZZzz.

Manusia - Saya mau makan, lapar sekali hari ini...
Malaikat - Wahai Anak Adam, awali dengan Bismillah...
Syaitan - Ahh, tidak usah pakai Bismillah... Sudah lapar ini, Sikaattt! Makan saja langsung... Sedapnya.

Manusia - Hari ini saya pakai baju apa ya?
Malaikat - Wahai anak Adam, pakailah pakaian yang menutup aurat.
Syaitan - Ehh, panaslah, tidak style, nampak kampungan!

Manusia - Adzan sudah kedengaran...
Malaikat - Wahai anak Adam, bersegeralah menunaikan kewajiban.
Syaitan - Baru pukul berapa... Santai sebentarlah... Masih lama ini waktunya...

Manusia - Eh, eh... Tidak boleh melihat foto/video porno ini, berdosa...
Malaikat - Wahai anak Adam, alihkanlah pandanganmu, sesungguhnya Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui!
Syaitan - Perggghh... Bagus itu... Rugi lho kalau tidak melihat foto/video porno ini...

Manusia - Saudaraku sedang melakukan dosa...
Malaikat - Wahai anak Adam, cegahlah ia...
Syaitan - Koq jadi kamu yang sibuk? Jangan mengurusi orang lain, abaikanlah dia...

Manusia - Bagus juga kalau aku sampaikan nasihat ini kepada orang lain.
Malaikat - Wahai anak Adam, nasihat-menasihati lah sesama kamu...
Syaitan - Pikirkanlah diri sendiri, semua sudah besar, buat apa susah-susah menasihati orang lain... 

Manusia - Aku telah berdosa...
Malaikat - Wahai anak Adam, bertaubatlah kamu, sesungguhnya Allah Maha Pengampun.
Syaitan - Tundalah dulu taubatmu itu, lain kali saja bertaubat-nya... masih muda ini... Lagi pula hidup hanya sekali... Rugilah... (kalau sempat saja)

Manusia - Kalau pergi, mesti ke tempat maksiat!
Malaikat - Wahai anak Adam, saat kakimu melangkah ke jalan yang dimurkai Allah, berpalinglah dari jalan itu.
Syaitan - Jangan bimbang, tiada seoarangpun yang tahu... Pergilah ke tempat maksiat!

Manusia - Uuhhh... Letihnya hari ini... Aku tidak akan shalat...
Malaikat - Wahai anak Adam, taatilah Allah dan RasulNya, kebahagiaan di dunia dan akhirat untukmu. Shalat itu wajib bagimu.
Syaitan - Hey anak Adam, ikutilah aku, kebahagiaan di dunia (saja) dan kebahagiaan di akhirat untukmu nanti ada juga (jangan mimpilah!)

Sekarang Anda mempunyai 3 pilihan:
1. Anda - Aku akan biarkan tulisan ini tetap di sini saja?
2. Malaikat - Ingatkan pada teman yang anda kenal... Sebarkan lah!
3. Syaitan - Tidak usah capek-capek dan sibuk-sibuk menyebarkan tuisan ini... Biarkan saja di sini... Kalau, bisa dihapus saja... Mereka tidak usah membaca tulisan ini...

*Bukan artikel berantai ya... ^_^ Silakan Share untuk kawan-kawan yang lain... :)

Jangan lupa LIKE page kami ---> @[552604344753557:274:Sudah Tahukah Anda ?] <---
Manusia - Eh, sudah adzan Subuh toh?
Malaikat - Bangunlah wahai anak Adam, tunaikan shalat Subuh mu
Syaitan - Alahhhhhh, sebentar lagi, kalau masih mengantuk ja
ngan dulu... Masih lama ini waktunya... zzZZzz.

Manusia - Saya mau makan, lapar sekali hari ini...
Malaikat - Wahai Anak Adam, awali dengan Bismillah...
Syaitan - Ahh, tidak usah pakai Bismillah... Sudah lapar ini, Sikaattt! Makan saja langsung... Sedapnya.

Manusia - Hari ini saya pakai baju apa ya?
Malaikat - Wahai anak Adam, pakailah pakaian yang menutup aurat.
Syaitan - Ehh, panaslah, tidak style, nampak kampungan!

Manusia - Adzan sudah kedengaran...
Malaikat - Wahai anak Adam, bersegeralah menunaikan kewajiban.
Syaitan - Baru pukul berapa... Santai sebentarlah... Masih lama ini waktunya...

Manusia - Eh, eh... Tidak boleh melihat foto/video porno ini, berdosa...
Malaikat - Wahai anak Adam, alihkanlah pandanganmu, sesungguhnya Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui!
Syaitan - Perggghh... Bagus itu... Rugi lho kalau tidak melihat foto/video porno ini...

Manusia - Saudaraku sedang melakukan dosa...
Malaikat - Wahai anak Adam, cegahlah ia...
Syaitan - Koq jadi kamu yang sibuk? Jangan mengurusi orang lain, abaikanlah dia...

Manusia - Bagus juga kalau aku sampaikan nasihat ini kepada orang lain.
Malaikat - Wahai anak Adam, nasihat-menasihati lah sesama kamu...
Syaitan - Pikirkanlah diri sendiri, semua sudah besar, buat apa susah-susah menasihati orang lain...

Manusia - Aku telah berdosa...
Malaikat - Wahai anak Adam, bertaubatlah kamu, sesungguhnya Allah Maha Pengampun.
Syaitan - Tundalah dulu taubatmu itu, lain kali saja bertaubat-nya... masih muda ini... Lagi pula hidup hanya sekali... Rugilah... (kalau sempat saja)

Manusia - Kalau pergi, mesti ke tempat maksiat!
Malaikat - Wahai anak Adam, saat kakimu melangkah ke jalan yang dimurkai Allah, berpalinglah dari jalan itu.
Syaitan - Jangan bimbang, tiada seoarangpun yang tahu... Pergilah ke tempat maksiat!

Manusia - Uuhhh... Letihnya hari ini... Aku tidak akan shalat...
Malaikat - Wahai anak Adam, taatilah Allah dan RasulNya, kebahagiaan di dunia dan akhirat untukmu. Shalat itu wajib bagimu.
Syaitan - Hey anak Adam, ikutilah aku, kebahagiaan di dunia (saja) dan kebahagiaan di akhirat untukmu nanti ada juga (jangan mimpilah!)

Dr. Fidelma O’Leary, Menemukan Rahasia Sujud Dalam Shalat

Dr Fidelma, ahli neurologi asal Amerika Serikat mendapat hidayah saat melakukan kajian terhadap saraf otak manusia. Ketika melakukan penelitian, ia menemukan beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan suplai darah yang cukup agar dapat berfungsi secara normal.

Penasaran dengan penemuannya, ia mencoba mengkaji lebih serius. Setelah memakan waktu lama, penelitiannya pun tidak sia-sia. Akhirnya dia menemukan bahwa ternyata darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak manusia secara sempurna kecuali ketika seseorang tersebut melakukan sujud dalam Shalat. Artinya, kalau manusia tidak menunaikan ibadah shalat, otak tidak dapat menerima darah yang secukupnya untuk berfungsi secara normal.

Rupanya memang urat saraf dalam otak tersebut hanya memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini artinya darah akan memasuki bagian urat otak dengan mengikuti waktu salat.

Dengan kata lain, sujud yang tumakninah dan kontinyu dapat memacu kecerdasan. Karena posisi sujud akan mengalirkan darah yang kaya oksigen secara maksimal dari jantung ke otak. Aliran ini berpengaruh pada daya pikir seseorang.

Setelah penelitian mengejutkan tersebut, Fidelma mencari tahu tentang Islam melalui buku-buku Islam dan diskusi dengan rekan-rekan muslimnya. Setelah mempelajari dan mendiskusikannya, ia malah merasa bahwa ajaran Islam sangat logis. Hatinya begitu tenang ketika mengkaji dan menyelami Islam.



Sunday, December 02, 2012

Keputrian Masa Bakti 2012/2013

Bismillahirrahmanirrahim..


PENGURUS KEPUTRIAN SMAN 1 TANGERANG
MASA BAKTI 2012/2013